BERITA

( 2017-05-31 08:46:07 )
Jakarta (30/5/2017) - Bertempat di Hotel Kartika Chandra Jakarta Selatan, Inspektur Jenderal Drs. Purwadi, Apt,MM,ME, menghadiri Pertemuan Koordinasi Pasca Penugasan dan Pemulangan Tim Nusantara Sehat (NS) Periode I Tahun 2017 (Batch 1). Dalam kesempatan tersebut, Inspektur Jenderal beserta jajaran pejabat eselon I Kementerian Kesehatan mendampingi Menteri Kesehatan, bertemu Tim Nusantara Sehat Batch 1 tahun 2015 yang telah menyelesaikan masa pengabdiannya selama dua tahun.

Pertemuan ini dibuka oleh Menteri Kesehatan RI, Prof.Dr.dr. Nila F. Moeloek, SpM (K). Menkes mewakili Kementerian Kesehatan, mengucapkan selamat kepada 142 tenaga kesehatan (Nakes) yang telah menyelesaikan masa pengabdian selama dua tahun dan kembali dalam jumlah yang sama tanpa ada yang diberhentikan. Hal ini menunjukkan sistem rekrutmen yang cukup baik dan dapat dipertanggungjawabkan.

 

Tim Nusantara Sehat (NS) Batch I Periode Pertama Tahun 2015 terdiri dari 142 tenaga kesehatan yang sudah menyelesaikan masa pengabdiannya. Tenaga Kesehatan terbagi dalam 20 tim Nusantara Sehat ditempatkan di Puskesmas terpencil dan sangat terpencil di daerah tertinggal, perbatasan dan kepulauan (DTPK). Tahun ini, Kementerian Kesehatan berencana menempatkan 1.120 Nakes di 188 Puskesmas. Terhitung hingga Mei 2017 telah ditempatkan 347 orang di 60 Puskesmas. Dengan demikian, sejak 2015 sampai saat ini telah ditempatkan sebanyak 1.769 tenaga kesehatan di 311 Puskesmas.

 

Di samping itu, Menkes menyampaikan apresiasi yang sebesar – besarnya atas pengabdian Tim NS, karena banyaknya pujian dan penghargaan dari masyarakat, Dinas Kesehatan Kabupaten, maupun Dinas Kesehatan Provinsi atas pengabdian mereka selama dua tahun ini.  Pada pertemuan tersebut, Menteri Kesehatan didampingi Kepala Badan PPSDM Kesehatan, drg. Usman Sumantri, M.Sc menyerahkan sertifikat pasca penugasan secara simbolisis kepada perwakilan dari tenaga kesehatan. Kemudian, acara selanjutnya Dialog dengan Menteri Kesehatan yaitu Pengalaman mengabdi mereka selama dua tahun. Mereka berbagi cerita kesan dan pengalaman selama ditempatkan di daerah terpencil, seperti sulitnya akses transportasi dan komunikasi, serta minimnya listrik.

 

“Pembangunan kesehatan sungguh menjadi tugas yang luar biasa. Tugas kesehatan itu dari mulai di dalam janin hingga masuk ke dalam kubur. Memang tidak mudah untuk menjadi tenaga kesehatan. Tenaga kesehatan di negara kita sangat dibutuhkan, terlebih di daerah terpencil. Negara kita tidak mudah dijangkau. Ada yang sulit, mudah, dan ada yang tertinggal. Beragam kultur, dan beragam budaya, tetapi tetap tanggung jawab kesehatan ada di pundak kita.“, pesan Menkes kepada seluruh Tim NS Batch I.

Usai acara tersebut para peserta masih melanjutkan kegiatan yang diisi dengan materi pendayagunaan pasca penugasan Nusantara Sehat, di antaranya akan dibahas peluang untuk mengikuti penugasan khusus individu, tugas belajar, peluang kerja ke luar negeri dan pendayagunaan sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

 

Kontributor : RSF & WA



Arsip Berita